Launching Angkringan dan Pelepasan Mahasiswa KKN SETIPRAM, Perkuat Daya Tarik Desa Wisata Kajii

Desa Wisata Kajii menggelar kegiatan Launching Angkringan Desa dan Pelepasan Mahasiswa/i KKN SETIPRAM, pada Minggu, 09 Februari 2026. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, ditandai dengan prosesi simbolis serta dihadiri oleh pengelola desa wisata, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, dan warga setempat.

 

Acara launching diawali dengan prosesi simbolik di area desa wisata, yang menggambarkan rasa syukur sekaligus harapan baru bagi pengembangan Desa Wisata Kajii. Dilanjutkan dengan pemotongan pita, sebagai tanda resmi dibukanya angkringan desa yang diharapkan menjadi ruang interaksi sosial sekaligus daya tarik wisata baru. Suasana kebersamaan terlihat jelas dari antusiasme warga dan tamu undangan yang turut menyaksikan dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

 

 

Dalam sambutannya, Siti Inganati, S.S., M.M. Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata DIY menyampaikan bahwa Desa Wisata Kajii memiliki Unique Selling Point (USP) yang berbeda dibanding desa wisata lain, yaitu ikan hias. Potensi tersebut dinilai sangat strategis untuk dikembangkan menjadi paket wisata edukatif dan rekreatif bagi wisatawan.
“Keunikan ikan hias ini bisa menjadi paket wisata unggulan Desa Wisata Kajii. Dengan adanya angkringan desa, semoga semakin menambah daya tarik wisata, baik bagi bapak ibu maupun kalangan muda yang tertarik dengan aktivitas dan suasana khas Kajii,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Andriana Wulandari, S.E., M.IP.  Ketua DPRD Provinsi DIY menegaskan bahwa keberhasilan Desa Wisata Kajii tidak lepas dari semangat gotong royong masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kebersamaan dan sinergi warga menjadi kunci utama keberhasilan Desa Wisata Kajii meraih Juara 1 Desa Wisata se-Kabupaten Bantul.
“Tanpa adanya sinergi dan gotong royong masyarakat, capaian ini tidak mungkin terlaksana. Namun, keberhasilan juara satu ini juga menjadi PR kita bersama, bagaimana ke depan meningkatkan kualitas dan menyatukan pemikiran agar tercapai kesepahaman serta keberhasilan yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pelepasan mahasiswa/i KKN SETIPRAM, yang selama masa pengabdian telah turut berkontribusi dalam pengembangan potensi desa, pendampingan kegiatan masyarakat, serta promosi Desa Wisata Kajii. Pelepasan berlangsung dengan penuh kehangatan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin.

 

Dengan diluncurkannya angkringan desa dan berakhirnya program KKN, Desa Wisata Kajii diharapkan semakin siap menjadi destinasi wisata berbasis kearifan lokal, kebersamaan, dan potensi unggulan desa Kjii, serta terus berkembang melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.