Panggungharjo, Bantul 30 April 2025 — Desa Wisata Panggungharjo menjadi tuan rumah acara "Karangkitri Cultural Challenge" yang dihadiri oleh 40 peserta dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara ini berlangsung di Balai Budaya Karangkitri, sebuah kawasan budaya yang telah diresmikan pada tahun 2021 dan dikembangkan sebagai poros kebudayaan Kalurahan Panggungharjo.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Budi Sardjono, ST, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan Dinas Pariwisata Bantul dengan pengelola Desa Wisata Panggungharjo. Tujuan utamanya adalah menambah wawasan dan pengetahuan tentang pariwisata, menata potensi pariwisata di Kabupaten Bantul, mengenalkan pelaksanaan paket wisata biro perjalanan, serta menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi terkini guna meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Bantul.
Acara dimulai dengan titik kumpul Balai Budaya Karangkitri untuk mendengarkan penjelasan mengenai profil Desa Wisata Panggungharjo. Selanjutnya, peserta mengunjungi beberapa titik potensial wisata, antara lain:
1. Omah Kreatif Dongaji: Mewarnai kain menggunakan metode blok print dengan canting cap batik kertas atau kayu.
2. Lurik Kurnia: Melihat proses pembuatan kain lurik menggunakan alat tenun bukan mesin.
3. Panggung Krapyak: Mendengarkan cerita tentang titik awal sumbu filosofi Yogyakarta.
4. Balai Budaya Karangkitri: Menyusun gunungan sayur berkelompok, mini kirab, dan rayahan gunungan.

Setelah rangkaian kegiatan, peserta kembali ke Balai Budaya Karangkitri untuk melakukan review perjalanan. Pihak pengelola desa wisata mendapatkan masukan yang mendukung dan membangun, sehingga diharapkan kunjungan wisata ke Kabupaten Bantul, khususnya di Kalurahan Panggungharjo, dapat meningkat.
Kegiatan ini didanai oleh APBD Kabupaten Bantul dan merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya di Kabupaten Bantul.