Bank BI Serahkan Dukungan Sarana dan Prasarana PI-KEDA kepada Tiga Desa Wisata untuk Perkuat Promosi Digital

BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul bersama Bank Indonesia menyerahkan dukungan sarana dan prasarana Program Implementasi Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah (PI-KEDA) kepada Desa Wisata Kajii, Desa Wisata Krebet, dan Desa Wisata Wukirsari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Wisata Kajii pada Kamis (22/10/2026).

 

Dukungan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bantul dan Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas desa wisata, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk publikasi dan promosi potensi wisata.

Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati, M.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungan yang telah diberikan dalam upaya memajukan perekonomian di Kabupaten Bantul.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang selama ini telah banyak membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantul. Dukungan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, termasuk melalui sektor pariwisata,” ungkapnya.

Fenty berharap bantuan sarana dan prasarana berupa televisi, kamera, laptop, serta perangkat pendukung lainnya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masing-masing desa wisata, terutama untuk mendukung kegiatan publikasi dan promosi.

Menurutnya, pemanfaatan sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyebaran informasi mengenai potensi, produk unggulan, serta daya tarik wisata yang dimiliki Desa Wisata Kajii, Desa Wisata Krebet, dan Desa Wisata Wukirsari. Dengan promosi yang semakin baik, desa wisata diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

 

 

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia, Pratyaksa Candraditya, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul, khususnya dalam menghadapi perkembangan digitalisasi yang semakin pesat.

“Bank Indonesia melihat adanya sinergi yang sejalan dengan Kabupaten Bantul dalam rangka digitalisasi. Mau tidak mau, kita tidak bisa menutup mata terhadap perkembangan digitalisasi, sehingga harus mampu menghadapinya. Hari ini kami memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana, yang salah satunya bertujuan untuk mendorong perluasan media komunikasi melalui desa wisata,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dan media digital menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas jangkauan informasi serta memperkenalkan potensi desa wisata kepada masyarakat luas. Melalui dukungan sarana dan prasarana tersebut, desa wisata diharapkan semakin mampu mengoptimalkan media komunikasi sebagai sarana promosi yang efektif dan berkelanjutan.

Penyerahan dukungan PI-KEDA ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantul dan Bank Indonesia untuk mendukung transformasi digital di sektor pariwisata. Ketersediaan sarana pendukung diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata dalam menghasilkan materi promosi yang informatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

 

Melalui sinergi tersebut, Desa Wisata Kajii, Desa Wisata Krebet, dan Desa Wisata Wukirsari diharapkan dapat semakin berkembang, meningkatkan daya saing, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat. Pada akhirnya, penguatan promosi dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul.