Berita

Monitoring Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Destinasi Wisata

Jumat Legi, 24 Juli 2020 18:21 WIB 23

foto

Tim pendamping & monitoring pelaksanaan protokol kesehatan di destinasi wisata di DIY pada hari Jumat (24/7) mengunjungi Puncak Sosok & Lintang Sewu di Kabupaten Bantul. Hari Rachmadi sebagai Ketua Tim sekaligus narasumber didampingi 2 narasumber bidang kuliner & kesehatan serta anggota Tim dari Dinas Koperasi, Satpol PP , BPBD, TIC & jajaran Dinas Pariwisata DIY.

Kedatangan Tim di Puncak Sosok disambut oleh Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Bantul & Staf serta OPD terkait seperti; Dinkes, Dishub, Satpol PP. Hadir pula Muspika Pleret, Lurah Desa Bawuran dan Pengelola Puncak Sosok. Setelah memonitor, Tim memberikan resume, antara lain:

1.Mushola sebaiknya diberi penanda jarak untuk shaf sholat. Sebaiknya tidak disediakan alat sholat. Disarankan memakai alat sholat pribadi. Ada cek list membersihkan mushola.

2.Toilet belum dilengkapi sabun & tissue. Wastafel di dekat toilet baru ada 1 padahal toilet ada 6 buah.

3.Wastafel di dekat pintu masuk blm ada handsoapnya.

4.Belum ada MOU dengan Puskesmas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

5.Pengelola disarankan memggunakan aplikasi Visiting Jogja. Setelah selesai di Puncak Sosok, Tim melanjutkan kunjungan ke Lintang Sewu. Secara umum kondisi Lintang Sewu relatif lebih baik, terutama dalam hal kuliner yg menjadi daya tarik selain glampingnya. Namun di sisi lain SDM Pengelola masih perlu ditingkatkan khususnya dalam penguasaan IT-nya. Hal itu dikatakan Bapak Tuwuh selaku ketua Pengelola Lintang Sewu. Selain itu perlu disediakan cek list utk kebersihan destinasi.