Berita

Antisipasi Wabah Corona, Pemungutan Retribusi Parangtritis Libur Sementara

Sabtu Pon, 28 Maret 2020 14:03 WIB 162

foto
Penutupan obyek wisata

BANTUL-Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul memutuskan untuk meliburkan sementara operasional pemungutan retribusi semua objek wisata pantai, termasuk pantai Parangtritis yang menjadi wisata andalan di Bantul. Penutupan wisata sementara ini untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona yang merebak di berbagai wilayah.

Beberapa pamflet pengumuman juga dipasang di area Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). “Semuanya sudah diliburkan berkaitan dengan adanya kegiatan Reresik Obyek Wisata termasuk yang dikelola Dinas Pariwisata. Semua TPR tidak dijaga sampai 31 Maret. Instruksinya seperti itu,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo S.Sos pada hari Rabu (25/3).

Kwintarto mengatakan penghentian operasional sementara semua objek wisata dilakukan sesuai Instruksi Bupati Bantul dan surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul tentang pelarangan kegiatan yang bisa meningkatkan penularan virus Covid-19 dan menunda kegiatan yang mengundang banyak massa.

Para petugas dan pengelola wisata saat ini konsentrasi untuk melakukan perbaikan dan pembenahan sejumlah fasilitas di objek wisata. Namun tidak semua petugas jaga objek wisata yang di lokasi, melainkan hanya sebagian, karena sebagian lainnya bekerja dari rumah secara bergantian untuk mengurangi banyak pertemuan. “Petugas sesuai edaran tetap ada tapi di shift, sebagian jaga-jaga untuk mengingatkan jika ada wisatawan datang dan sebagian ditarik bekerja dari rumah,” kata Kwintarto

Selain Parangtritis, objek wisata yang dikelola Dinas Pariwisata dan sementara diliburkan sampai akhir bulan ini adalah pantai Depok, pantai Samas, pantai Kuwaru, Goa Cemara, Pandansimo, Goa Cerme, dan Goa Selarong.

Sebelumnya objek wisata di Mangunan sudah lebih dulu tutup, di antaranya adalah Kebun Buah Mangunan, Puncak Becici, Pinus Pengger, Lintang Sewu, Pinus Sari, Pinus Asri, Bukit Panguk, Bukit Mojo, Seribu Batu, dan Pintu Langit. Penutupan sementara ini juga sampai 31 Maret ini. “Ini demi kemanusiaan, kami lebih mementingkan kesehatan ketimbang hiburan dan pendapatan,” kata Ketua Koperasi Notowono Purwo Harsono, saat dihubungi Senin (23/3).

Kwintarto menghimbau kepada seluruh pengelola wisata untuk melaksanakan  Sepasar Reresik Destinasi Wisata, selama reresik maka penerimaan tamu wisata diliburkan. Bagi kegiatan industri kreatif masih dapat menerima transaksi jual beli selama menyesuaikan dengan surat edaran Sekretariat Daerah Kab. Bantul tentang Larangan Mengadakan Kegiatan yang Berpotensi Penularan Infeksi Covid-19 (ph)