Berita

Praktek Lapangan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata

Selasa Pahing, 17 Maret 2020 15:06 WIB 59

foto

(Bantul,  12 Maret 2020) Bidang Pengembangan Kapasitas dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul menyelenggarakan Praktek Lapangan Pelatihan Tata Kelola Destinasi. Peserta Pelatihan Tata Kelola Destinasi berjumlah 40 orang yang berasal dari Pengelola Destinasi Desa Wisata yang sedang merintis atau embrio di Kabupaten Bantul. Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan desa wisata embrio agar tertata sejak mulai dirintis.

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 10-12 Maret 2020 di Hotel Ros In. Pada tanggal 10-11 Maret pelatihan berupa teori dengan materi yang diberikan narasumber Hairullah Gazali SE, MBA. (Direktur JTTC Yogyakarta), Drs Eddy Suharyono (JTTC), Noor Komaria (Managing Director PT. Akan Jawara Indonesia), Sigit Istiarto (Ketua Forkom Pokdarwis DIY),  Maria Inawaty (JTTC), dan Yusup Hendriyanto (JTTC). 

Acara dibuka serta dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo S.Sos., Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Antoni Hutagaol, ST., MT., beserta staf Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. 

Tujuan Tata Kelola Destinasi untuk mendorong peran sektor kepariwisataan untuk menjadi bersinergi  dengan menggerakkan berbagai kalangan, baik dari Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan  Media. Dengan membangun lingkungan yang saling melengkapi untuk mewujudkan kualitas, aktivitas, kapasitas dan pelayanan kepariwisataan yang memberikan manfaat kepada lingkungan dan masyarakat.  Serta melatih peserta agar mampu meningkatkan kinerja di bidangnya dengan memberikan pelayanan prima, baik dalam menerima, melayani, maupun menangani wisatawan,

Selanjutnya pada tanggal 12 Maret 2020 kegiatan praktek lapangan Pelatihan Pelatihan Tata Kelola Destinasi dilaksanakan di destinasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Seluruh peserta dipandu oleh narasumber Mursidi (Ketua Pokdarwis Nglanggeran), Heru Purwanto (Pengelola Desa Wisata Nglanggeran), Aris Budiono (Marketing Desa Wisata Nglanggeran) dan Agus Jati Kumara SE (Ketua Forkom Desa Wisata Bantul). Sebelum peserta diajak untuk mengamati dan mereview destinasi di Gunung Api Purba Nglanggeran, peserta mendapatkan penjelasan dan pemaparan apa itu destinasi Gunung Api Purba Nglanggeran dari Ketua Pokdarwis dan Pengelola Tebing Breksi.

Pengelola Desa Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran memaparkan proses bagaimana membentuk dan merintis Desa Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran hingga sampai sekarang ini menjadi salah satu ikon wisata di Gunung Kidul dan DIY. “Pokdarwis memiliki peran penting dalam memajukan sektor pariwisata, maka dari itu pentingnya peran masyarakat semaksimal mungkin. Dimana masyarakat dapat menciptakan gerakan sadar wisata dengan menciptakan kondisi yang kondusif kepada setiap wisatawan yang berkunjung ke Gunung Api Purba Nglanggeran. Masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis harus memiliki kapasitas dan kemandirian serta berperan aktif dalam memupuk kepariwisataan. Untuk mendukung hal ini Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran terus menerus melakukan evaluasi serta mengembangkan pariwisata melalui peningkatan peran serta masyarakat dalam memajukan pariwisata”.

Setelah praktek lapangan selesai, Panitia dan Peserta berkumpul untuk upacara penutupan Pelatihan Pengelolaan dan Pelayanan Pariwisata sekaligus untuk penyerahan sertifikat pelatihan, upacara penutupan dan penyerahan sertifikat pelatihan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Antoni Hutagaol, ST., MT.