Berita

Hutan Pinus Pengger Memiliki Restroom Berstandar Global

Selasa Pahing, 11 Februari 2020 11:11 WIB 232

foto
Toilet Hutan Pinus Pengger

Kawasan Hutan Pinus Pengger memiliki restroom berstandar global yang baru saja diresmikan pada Senin (10/2/2020). Restroom atau toilet umum tersebut memiliki 4 bilik toilet untuk pria dan 5 bilik untuk wanita. Dilengkapi juga dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas, juga disediakan nursery room yang diperuntukkan untuk ibu dan anak.  Bangunan ini seluas 71 meter persegi berstandar global disesuaikan dengan toilet yang ada di bandara. Fasilitas toilet umum di kawasan wisata Hutan Pengger merupakan bantuan program Bina Lingkungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Angkasa Pura I.

Peresmian dihadiri oleh General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bantul Bambang Guritno serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo, S.Sos. Peresmian secara simbolis dengan pengguntingan pita oleh Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Angkasa Pura I Adi Nugroho.

Dari evaluasi yang dilaksanakan oleh pihak PT Angkasa Pura I beserta pihak terkait, restroom di tempat-tempat wisata kurang memenuhi standar global. Sehingga pihak PT Angkasa Pura I merealisasikan program Bina Lingkungan dengan pembangunan dan perbaikan fasilitas toilet di tempat-tempat wisata salah satunya di kawasan wisata Hutan Pinus Pengger.

Diharapkan dengan pembuatan toilet umum berstandar global bisa memberikan kenyamanan kepada pengunjung terutama wisatawan kalangan menengah ke atas. Dan jumlah kunjungan di Hutan Pinus Pengger semakin meningkat.

“Tempat wisata harus memiliki toilet umum yang standarnya bagus adalah kebutuhan penting untuk mendukung destinasi wisata, terlebih jika destinasi tersebut dikunjungi turis mancanegara, sehingga harus disediakan toilet yang berstandar global dan dibuat seperti toilet yang ada di bandara” tutur Adi Nugroho.

Kepala Dinas Pariwisata DIY berpesan jika toilet umum di kawasan wisata Hutan Pinus Mangunan menjadi contoh toilet bagi obyek wisata lain, ke depan akan dijadikan standar bagi toilet umum destinasi wisata yang lain.

Untuk pengelolaan maka pihak PT Angkasa Pura I akan membantu untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola restroom tersebut. Pihaknya akan melakukan pendampingan setidaknya selama tiga bulan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mengelola restroom tersebut.

Ketua Koperasi Notowono selaku pengelola Hutan Pinus Pengger menyambut baik itikad dari PT Angkasa Pura I yang tak hanya memberikan bantuan toilet berstandar global tetapi juga memberikan pelatihan pengelolaan toilet agar restroom tersebut terjaga kebersihan dan dirawat dengan baik sesuai standar pengelolaan.