Berita

Kunjungan Kerja Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan

Senin Kliwon, 20 Januari 2020 15:31 WIB 300

foto
Kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan

Bantul, pariwisata.bantulkab.go.id – Jumat (20/01/2020) Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul mendapat kunjungan kerja dari anggota Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bapak Wiji serta Ketua Komisi D Bapak Abdul Somad.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Dra. Annihayah , M.Eng mewakili Dinas Pariwisata menanggapi kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Lamongan didampingi pejabat struktural dari bidang Pengembangan Kapasitas dan bidang Pemasaran.

Bapak Abdul Somad selaku pimpinan rombongan menyampaikan jika anggota dewan ingin belajar tentang perkembangan wisata yg ada di Bantul serta upaya-upaya yang  telah dilakukan untuk mengembangkan destinasi wisata.

Salah satu PAD di Kabupaten Bantul berasal dari pungutan retribusi wisata dengan target PAD tahun 2019 28 M dan Dinas Pariwisata berhasil melampaui target dengan mendapat pemasukan sebanyak 31 M. Dinas Pariwisata mengembangkan pariwisata dari tiap kecamatan. Potensi yang ada seperti alam, budaya dan minat khusus dikembangkan menjadi destinasi baru, sehingga destinasi wisata di Bantul semakin beragam dan diharapkan bisa menarik minat para wisatawan.

“Daya tarik wisata di Kabupatel Bantul adalah desa-desa wisata yang jumlahnya kurang lebih ada 60 desa wisata” tutur Dra. Annihayah, M.Eng

Dinas Pariwisata melalui bidang Pengembangan Kapasitas menggelar lomba desa wisata serta pelatihan-pelatihan untuk desa wisata dan Pokdarwis. Bantul juga memiliki desa wisata Tembi yang pernah mendapat juara di ajang kompetisi desa wisata Se-ASEAN.

Kepala Seksi Analisis Pasar, Promosi dan Kerjasama menambahkan tentang program One Hotel, One Dewi. Sebuah program kerjasama desa wisata dengan hotel-hotel yang ada di Yogyakarta. Dimana pihak manajemen hotel akan mengadakan pelatihan dan bagi ilmu tentang dunia perhotelan sehingga desa wisata bisa memanage homestay dengan standar pelayanan yang  baik.

Kerjasama dengan perusahaan-perusahaan juga bisa menjadi simbiosis mutualisme antara desa wisata dan perusahaan. Dinas Pariwisata menjembatani antara perusahaan dan desa wisata. Bantuan yang diberikan oleh perusahaan melalui dana CSR mereka bisa digunakan oleh desa wisata untuk menumbuhkan potensi-potensi di desa wisata.

Menutup pertemuan antara anggota Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan dan Dinas Pariwisata Kepala Dinas Kwintarto Heru Prabowo, S.Sos menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari anggota DPRD Kabupaten Lamongan. Kepala Dinas menambahkan “Dinas Pariwisata hendaknya menjalin hubungan yang baik dengan kepala desa untuk mengembangkan desa wisata”.

Dinas Pariwisata tidak dapat berdiri sendiri diperlukan sinergi dari berbagai pihak. Dari OPD terkait, pengusaha pariwisata dan masyarakat untuk suksesnya sebuah pariwisata.