Berita

Kunjungan dari DPRD Kabupaten Solok

Kamis Kliwon, 21 November 2019 05:23 WIB 16

foto

Kamis 14 November 2019, Dinas Pariwisata mendapat kunjungan dari DPRD Kabupaten Solok, Sumatra Barat.  Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, bersama Seksi Obyek Daya Tarik Wisata, Kepala Seksi Sumber Daya Manusia, Kasubag Umum Kepegawaian , Kepala Seksi Limbah B3 DLH, dan Staff menerima kunjungan kerja tersebut.
Ketua DPRD menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerjanya dalam rangka untuk mengetahui peran Dinas Pariwisata dalam pengelolayn Pariwisata yang dan pengelolaan sampah yang ada di Bantul. Selain itu juga dipaparkan mengenai kondisi keadaan yang ada di Solok yang berbukit pegunungan dengan dikelilingi oleh danau. 
Dalam tanggapannya Sekretaris Dinas juga memaparkan kondisi Kabupaten Bantul yang tidak jauh berbeda dengan Solok dengan adanya perbukitan. Dengan potensi yang ada itu para pelaku wisata di Bantul melakukan inovasi dengan memberikan daya tarik yang berbeda sehingga membuat banyak orang tertarik untuk berkunjung.  Disamping itu juga Bantul mempunyai budaya yang berasal dari warisan kerajaan Mataram. Bantul sebagai bumi Mataram yang merupakan tempat asal muasal dinasti Mataram pertama yang berada di kecamatan Pleret. Disana juga ada museum yang berisi benda-benda peninggalan purbakala kerajaan Mataram. Ada destiansi wisata baru di daerah dekat pembuangan sampah Piyungan namanya Puncak Sosok. Puncak Sosok ini  sangat bagus dikunjungi pada waktu malam hari karena bisa melihat pemandangan kota Jogja yang indah dari atas. Disana pengunjung juga disajikan dengan hiburan live music dan warung yang berkonsep kekinian. 
Kepala Seksi Limbah B3 menyampaikan profil Bantul dari sudut lingkungan hidup bahwa Bantul merupakan kabupaten sampah karena letaknnya yang berada daerah dihilir. Untuk masalah 10 tahun kedepan adalah pengembangan wilayah dan lingkungan dengan adanya bandara baru. Ada 2 level pengelolaan sampah yaitu diitingkat personal dan komunal yang intinya adalah penyadaran tentang pengelolaan sampah.
Dalam pengembangan pariwisata ada 4 unsur yaitu, pengembangan destinasi, pengembangan pemasaran, pengembangan industri pariwisata, pengembangan kelembagaan. Dinas Pariwisata dalam penganggarannya menyesuaikan oleh hal tersebut. Dinas juga mempunyai petugas kebersihan yang tersebar di destinasi wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata, demikian disampaikan Sekretaris Dinas.