Berita

International Workshop of Resilience and Coastal Tourism in South-East Asia / Rescoast 19

Senin Wage, 29 April 2019 07:18 WIB 42

foto

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul mengirimkan wakilnya yaitu Sekretaris Dinas Pariwisata, Ibu Dra. Annihayah, M.Eng. dalam Worshop Internasional tentang ketahanan terhadap bencana di lingkungan pariwisata pesisir Asia Tenggara (International Workshop of Resilience and Coastal Tourism in South-East Asia / Rescoast 19). Workshop berlangsung 3 hari, mulai 25-27 April 2019. Workshop bertujuan untuk menggali berbagai pemikiran dari akademisi, unsur pemerintah, LSM maupun pelaku wisata terkait ketahanan terhadap kebencanaan yang melanda sektor pariwisata pantai, yang banyak dimiliki negara-negara Asia Tenggara.
Workshop ini merupakan kolaborasi antara Universitas Gadjahmada, University of Kent, Inggris dan Kementerian Pariwisata. Pemateri antara lain: Prof. Amran Hamzah dari Malaysia, Dr Mark Hampton dari UK, Rahmawaty, IAI dari Malaysia, Dr Kannapa Pongponrat dari Thailand, dan Prof. Pham Hong Long dari Vietnam. Rekomendasi yang dihasilkan dari workshop ini antara lain, agar ada SOP pra bencana, selama bencana dan pasca bencana. Stakeholder mapping, perencanaan yg komprehensif termasuk struktur bangunan permukiman dan shelter/bangunan untuk evakuasi. Kritik peserta terhadap bangunan tempat evakuasi sementara di Kuwaru antara lain, bangunan dibangun seharusnya dengan mempertimbangkan aspek estetika, mengingat lokasi di daerah wisata, dipakai juga sebagai community center, bahkan ada usulan agar di bagian atap dipakai sebagai restaurant. Hal ini agar kesan sebagai "alien building" hilang. 
Selain itu dalam penanganan bencana, terdapat titik persamaan dan perbedaan antar wilayah/negara. Oleh karenanya local wisdom menjadi unsur penting sehingga ketahanan masyarakat terhadap bencana dapat tercipta.