Berita

Kunjungan Kerja kabupaten Pulang Pisau

Kamis Legi, 11 April 2019 10:06 WIB 19

foto

Dinas Pariwisata Bantul menerima kunjungan kerja dari Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada hari Rabu 10 April 2019. 
Sekretaris Dinas Pariwisata, Dra. Annihayah, M.Eng. membuka acara dan memberikan sedikit pengantar mengenai potensi wisata Kabupaten Bantul. 
KAJARI Pulang Pisau selaku ketua rombongan menyampaikan  maksud dan tujuan melakukan kunjungan kerja ke Bantul yaitu untuk melakukan kaji banding mengenai role model pariwisata yang ada di Bantul sehingga bisa diaplikasikan di Kabupaten Pulang Pisau. Selain itu juga ingin mengetahui bagaimana cara agar merangsang masyarakat agar lebih peduli dalam membangun industri pariwisata melalui pembangunan desa wisata sehingga bisa  mensejahterakan masyarakat. Dari hasil study ini nanti akan dibuat kajian dan perencanaan baru agar dalam pembangunan, pengembangan , dan marketnya tidak keluar dari regulasi hukum sehingga bisa mempermudah dalam monitoring dan evaluasi. 
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Sos. menyampaikan bahwa yang paling penting dalam membangun industri pariwisata adalah mengenai kapasitas pelaku usaha pariwisata. Sebaik apapun destinasinya, sehebat apapun promosinya  manakala pelaku wistanya itu seperti  pengelolanya, pedagangnya, tukang parkir, dan semua yang terlibat itu tidak mencerminkan Sapta Pesona maka akan menjadi halangan yang utama. Selain itu,  dinas Pariwisata juga melakukan kerjasama  dengan aparatur pemerintah setempat yang dekat dengan masyarakat seperti Camat, Lurah dan Dukuh untuk mengembangkan potensi masyarakat. 
Dinas pariwisata Bantul hanya mengelola destinasi wisata seluruh pantai mulai dari Parangtritis sampai Pandansimo dan dua goa yaitu Selarong dan Cerme. Untuk desa wisata sampai saat ini tidak ditarik biaya retribusi yang memberi pemasukan ke PAD. Dinas menginginkan  agar embrio- embrio desa wisata ini bisa berkembang dan tumbuh terlebih dahulu dengan tidak terbebani biaya retribusi sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh pelaku wisata.
Setelah melakukan diskusi dengan Dinas Pariwisata rombongan dari Kabupaten Pulang Pisau kemudian melakukan kunjungan ke destinasi wisata daerah mangunan untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan para pelaku usaha disana.