Berita

TOURING JAGUAR HPI

Kamis Wage, 26 Oktober 2017 22:14 WIB 144

foto

Sekitar 150 pemotor dari tim Jaguar Himpunan Pramuwisata Indonesia menikmati eksotisme alam kabupaten bantul. Ini kali ke 4 tim Jaguar melakukan touring ke Kabupaten Bantul. Perjalanan dimulai dari titik kumpul di XT square dengan tujuan awal di Gumuk Pasir. Setibanya di gumuk pasir, tim jaguar disuguhi pemandangan hamparan pasir dengan beberapa gundukan yang hanya dapat ditemui di wilayah ini. Gundukan pasir ini terjadi atau berasal dari material abu vulkanik Gunung Merapi yang terbawa oleh aliran sungai Opak, sungai progo, dan sungai-sungai lain yang berada di wilayah Yogyakarta yang menuju ke pantai Parangtritis. Dan dari situlah material vulkanik ini terombang ambing hingga akhirnya terkikis menjadi debu-debu halus.

Setelah puas di lokasi pertama, tim Jaguar HPI mlanjutkan perjalanan ke lokasi berikutnya yaitu Museum Gumuk Pasir. Museum Gumuk Pasir hadir sebagai laboratorium geospasial pesisir Parangtritis dan menyimpan berbagai benda yang berkaitan dengan ekosistem pesisir pantai, seperti berbagai jenis batuan, pasir, herbarium, serta tersedia ruang audio visual yang nyaman untuk mengenal dan memahami gumuk pasir.
Gumuk pasir adalah gundukan bukit dari pasir yang terhembus angin. Tidak semua daerah tropis memiliki gumuk pasir seperti yang ada di pantai Parangkusumo, Parangtritis  ini. Hanya ada dua negara dengan iklim tropis yang memilikinya yakni Indonesia dan Meksiko. Di museum ini, Tim Jaguar HPI mendapat informasi mengenai proses terbentuknya gumuk pasir pantai selatan. Selain itu terdapat alat-alat pemetaan, sampel pasir dan batu dari beberapa daerah di Indonesia.

Perjalanan dilanjutkan menuju lokasi ke 3, yaitu di Museum Tani Jawa Indonesia, terletak di dalam kawasan Kampung wisata Dusun Candran, Desa Kebonagung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Untuk mengunjungi museum ini dapat ditempuh melalui Jalan Imogiri Timur, kurang lebih 18 km arah selatan dari pusat kota Yogyakarta. Awalnya museum ini berdiri pada tahun 2007, setelah adanya gempa bumi yang melanda daerah Yogyakarta. Sebelumnya sejak 2005 museum ini menempati rumah salah satu warga yang kemudian dipindahkan di atas tanah milik ki Condro (sesepuh desa Candran). Di lokasi ini Tim Jaguar mendapatkan sambutan hangat dari tuan rumah dengan suguhan musik gejluk lesung dan kelapa muda. 

Menuju lokasi berikutnya di negri dongeng seribu batu atau sering disebut dengan rumah hobit. Sembari melepas lelah diiringi musik dangdut yang begitu menghibur, tim jaguar HPI menikmati makan siang bersama yang menambah suasana kekeluargaan semakin erat. 

Setelah sebelumnya disuguhi dengan keindahan Rumah Hobbit Kini, tim Jaguar HPI kembali menikmati wisata hutan pinus yang tak kalah cantik panoramanya. Hutan Pinus Pengger berlokasi dekat dengan Hutan Pinus Mangunan, tepatnya ada di kawasan Dlingo, Bantul. Untuk keindahan pemandangan alam tentu sudah tak diragukan lagi. Masih terjaga keaslian dan keasrian hutannya, perasaan teduh dan nyaman akan Anda rasakan saat berada di tempat ini. Tak hanya itu, Hutan Pinus Pengger juga dilengkapi dengan spot selfie sehingga pengunjung bisa dapat mengabadikan hamparan pemandangan alam yang indah menjadi momen wisata yang tak terlupakan. Tempat pemberhentian terakhir touring sengaja dipilih hutan pinus pengger agar tim dapat melihat indahnya matahari terbenam.