Berita

Menbudpar: Liburan Akhir Tahun Lebih Baik ke Yogyakarta

Selasa Kliwon, 28 Desember 2010 09:41 WIB 492

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE menyarankan agar masyarakat dalam mengisi liburan akhir tahun menghindari Bali, karena selain fasilitas akomodasinya sudah full booked juga dipastikan akan terjadi kemacetan lalulintas di pusat-pusat wisata seperti kawasan Kuta dan Legian Bali. "Saya menyarankan kepada masyarakat untuk liburan akhir tahun lebih baik ke Yogyakarta, Bangka-Belitung, Manado, atau daerah lain di tanah air yang indah dan nyaman," kata Menbudpar Jero Wacik seusai menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama Kemenbudpar-Polri tetang Penyelenggaraan Pengamanan di Destinasi Pariwisata di Balairung Sapta Pesona Jakarta, Senin (27/12). Mengisi liburan akhir tahun dengan mengunjungi Yogyakarta akan mempercepat pemulihan pariwisata di sana. Pariwisata Yogyakarta pasca-erupsi Merapi saat ini aman dikunjungi. Menbudpar Jero Wacik mengatakan, menjadi tugas pemerintah untuk mendorong masyarakat berwisata di dalam negeri dengan mengunjungi destinasi pariwisata yang beraneka ragam dan menarik. Pada liburan panjang akhir tahun, menurut Menbudpar, diharapkan terjadi pemerataan kunjungan wisatawan tidak lagi menumpuk pada satu destinasi seperti Bali yang dipastikan saat itu akan terjadi kemacetan. "Kalau tetap memilih berlibur di Bali, kemudian di sana mengalami kemacetan harus kita terima karena keadaannya akan demikian," kata Menbudpar. Penandatanganan perjanjian kerjasama tetang Penyelenggaraan Pengamanan di Destinasi Pariwisata dilakukan oleh Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata (Dirjen PDP) Kemenbudpar Firmansyah Rahim, dan Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol Sunarko dengan disaksikan Menbudpar Ir. Jero Wacik, SE dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Perjanjian kerjasama tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan koordinasi bidang keamanan dan ketertiban serta mewujudkan sistem dan metode dalam penyelenggaraan pengamanan, sehingga terwujud keamanan dan keselamatan di destinasi pariwisata. Kapolri Timur Pradopo menyatakan, terciptanya kondisi aman sangat ditentukan oleh peran serta masyarakat, termasuk masyarakat di sekitar destinasi pariwisata dalam mendukung terciptanya keamanan. (Pusformas)(sumber ; budpar.go.id)