Berita

TABLE MANNER FINALIS DIMAS DIAJENG BANTUL 2017

Jumat Wage, 6 Oktober 2017 14:50 WIB 35

foto
para Finalis sedang mengikuti acara Table manner
Table Manner dapat diartikan sebagai sikap seseorang dalam mengikuti suatu acara jamuan makan dengan mengikuti tata cara, etika sopan santun sesuai dengan lingkungan sosial dimana kita berada dan dilakukan oleh siapa saja.
 
Mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini, banyak tuntutan-tuntutan yang mau tidak mau kita sebagai seorang profesional harus pandai menyesuaikan diri dalam bersosialisasi dengan para intelektual. Banyak aspek yang harus diperhatikan bila kita mendapat undangan untuk menghadiri suatu acara formal maupun suasana santai.
 
Pada abad ke-14 orang mulai mendengar dan mengenali perangkat makan garpu berbentuk 2 tusukan dan digunakan sebagai alat pendamping pisau besar untuk memotong daging bulat besar. Baru pada tahun “Pertemuan Munster”, yaitu 1648, para diplomat dunia bersama para ahli masak menetapkan 7 hal penting selain sepotong taplak meja. Tujuh hal penting tersebut terdiri dari piring, sendok, garpu, serbet, gelas minum, dan tusuk gigi.
 
Etika jamuan makan ini berkembang ke Negara-negara Eropa, khususnya Negara Perancis yang mana budaya dan etika ini berasal dari komunitas bangsa tersebut, yaitu pada masa kerajaan Louis XIV yang sering mengundang orang terhormat dalam acara makan bersama.
 
Dalam rangkain acara pemilihan Dimas Diajeng Bantul Tahun 2017 ini, Table Manner menjadi salah satu agenda wajib yang harus diikuti oleh para Finalis agar dapat menambah pengetahuan tentang tata cara makan yang baik sehingga pada akhirnya nanti didapatkan para pemenang yang memiliki kecakapan dalam bidang Pariwisata dan Kebudayaan.