Berita

PESONA BUDAYA NUSANTARA 2016

Selasa Legi, 22 Maret 2016 11:30 WIB 846

foto

Pesona Budaya Nusantara 2016 digelar Sabtu, 19 Maret 2016 di Anjungan DIY TMII kerjasama antara Kantor Perwakilan Daerah DIY dengan Kabupaten Bantul. Rangkaian acara pada Pesona Budaya Nusantara 2016 ini adalah pameran produk kerajinan, kuliner, dan berpuncak pada pagelaran sendratari. 

Rangkaian acara dimulai pada Sabtu jam 09.00 dengan penerimaan kontingen oleh perwakilan manajemen TMII dilanjutkan pembukaan pameran. Pameran kali ini diisi potensi kerajinan antara lain keris, batik kain dan kayu, blangkon, dan kulit. Juga ditampilkan kuliner geplak, wedang uwuh, dan emping mlinjo.

Puncak Puncak Budaya Nusantara 2016 dilaksanakan Sabtu malam. Dibuka dengan tari Bambangan Cakil yang menceritakan tentang tahta atau kedudukan. Sanggar Sekar Jagat memperlihatkan 25 produk batik dengan pewarnaan alami. Dilanjutkan sambutan Bupati Bantul Drs, H. Suharsono dan Gubernur DIY. 

Dalam sambutannya Bupati Bantul mengatakan bahwa Kab. Bantul memiliki posisi strategis dalam kebudayaan dan pariwisata karena tidak bisa dipisahkan dari Kerajaan Mataram Islam. Acara ini diharapkan mampu menarik para duta besar untuk mengunjungi Bantul dan menyebarkan informasi Bantul ke negaranya. Semakin terkenal dan makin banyak orang yang datang ke Bantul diharapkan membawa dampak peningkatan kesejahteraan bagi warganya.

Puncak rangkaian acara ini adalah pementasan sendratari Dumadining Gerabah. Diceritakan di sebuah tempat di Bantul yang bernama Kasongan, masyarakatnya bekerja keras memanfaatkan tanah liat menjadi sebuah kerajinan. Dalam perjalanan waktu kerajinan ini makin terkenal dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Saat ini Kasongan dikenal sebagai kampung gerabah. Tak kurang dari 500-an orang tamu terpesona akan keluwesan para seniman seniwati. Terlihat Dubes Inggris, Mongolia, Libia, Palestina, China, Tunisia, Yordania, Jerman, USA, dan Libanon hadir. Juga beberapa perwakilan kedutaan negara sahabat. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata bagi duta besar negara sahabat.