Berita

PUNCAK BECICI

Senin Legi, 1 Februari 2016 11:19 WIB 1236

foto

Puncak Becici merupakan kawasan hutan pinus yang masuk di Desa Muntuk Kecamatan Dlingo. Perjalanan menuju Puncak Becici bisa melewati pertigaan Pathuk Jl. Jogja-Wonosari atau melewati Desa Mangunan kekiri kearah Pathuk Gunungkidul. Melewati gapura selamat datang di Puncak Becici, terdapat beberapa gubug milik warga setempat yang menjajakan makanan dan minuman pelepas lapar dahaga. Menurut pengurus pokdarwis setempat, hutan Sudimoro I atau Becici Asri ini masih merupakan bagian dari hutan lindung dibawah pengelolaan RPH Mangunan. Becici Asri awalnya hanya merupakan kawasan hutan produksi penghasil getah pinus. Namun karena eksotisme panorama bentang alam dari bukit sebelah barat, tempat ini menjadi destinasi wisata.

Menurut cerita nama Becici berasal dari kata ambeg yang berarti berdiam diri dan suci, dimana di puncak bukitnya ditemukan petilasan menyerupai makam. Dipercaya petilasan ini merupakan persemayaman putra Pendiri Desa Munthuk yang bertapa di tempat tersebut.

Gesekan daun pinus menjadi musik alami menemani perjalanan dari tempat parkir menuju puncak. Perjalanan yang sedikit mendaki bisa ditempuh dalam 20 menit. Terdapat area yang cukup datar yang bisa dipakai untuk outbound atau camping. Di kiri kanan jalan menuju puncak terdapat bangku dari batang pinus, ayunan, dan beberapa gazebo untuk menikmati segarnya udara.

Puncak Becici merupakan tempat yang ideal untuk menikmati terbenamnya sang surya. Ada yang menikmati di pinggir pagar pengaman, di gazebo, di tempat duduk yang tersedia, atau di atas gardu pandang yang menempel di pohon-pohon pinus. Sebuah sensasi yang susah dikatakan melepas sang surya di ufuk barat sambil diterpa semilirnya angin di Puncak Becici.    

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi Gandi 0896 7644 4972