Berita

Kunjungan Pemberdayaan Putra Putri Bantul ke Provinsi Bali

Selasa Legi, 18 November 2014 07:53 WIB 1250

Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bantul melaksanakan kunjungan dalam rangka  Pemberdayaan Putra Putri Bantul pada hari Rabu-Sabtu (12-15/11) ke Kabupaten Badung dan Kabupaten Bangli, Propinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih memberdayakan putra putri Bantul  sebagai duta wisata Kabupaten Bantul yaitu mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Bantul. Rombongan dipimpin oleh kepala bidang Pemasaran & Kemitraan Disbudpar Bantul, Drs. Walkodri, M.Si didampingi kepala seksi dan staf.

 

Kunjungan pertama : Kabupaten Badung

Rombongan dari Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bantul beserta  Putra Putri Bantul  diterima di kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, dengan susunan acara sebagai berikut :

  • Ucapan selamat datang dan selayang pandang oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali.
  • Tarian daerah Kabupaten Bantul oleh putra-putri Bantul 2014 sebagai bentuk promosi daerah.
  • Ucapan perkenalan dan selayang pandang Kabupaten Bantul tentang potensi daerah.
  • Sekilas eksistensi Putra-putri Bantul 2014 dengan segala dinamikanya disampaikan oleh Putra-putri Bantul.
  • Tarian daerah Badung, sebagai tarian selamat datang/penyambutan. Ditarikan oleh Bagus dan Jegeg Kabupaten Badung.
  • Paparan Bagus dan Jegeg Kabupaten Badung yang memaparkan potensi Bagus dan Jegeg oleh yang bersangkutan. Yang bersangkutan telah berhasil menyelesaikan pendidikan formalnya S1 (Sarjana Kedokteran), Dokter umum dan sekaligus sedang menempuh pendidikan spesialis penyakit dalam di Universitas Udayana, Bali.
  • Paparan Kabupaten Badung oleh Ibu Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Badung diteruskan diskusi & Tanya jawab.

 

Kunjungan kedua : Kabupaten Bangli

Kunjungan fokus ke Desa Wisata dan Desa Adat Penglipuran. Rombongan diterima oleh kepala/ketua suku masyarakat adat Penglipuran di balai pertemuan setempat. Ketua adat memaparkan program-programnya, meliputi kelebihan-kelebihan ekologi, ekosistem, kemandirian desa adat, dan kemandirian masyarakat adat. Penjelasannya mudah dimengerti, menarik, dan mengesankan, terutama tentang keberadaan NKRI, tokoh-tokoh pahlawan nasional dan lokal. Setelah acara pemaparan selesai dilanjutkan dengan berkeliling untuk membuktikan keindahan, keunikan arsitektur bangunan dan susunan rumah masyarakat setempat.

 

Pada setiap kunjungan juga dilaksanakan penyerahan kenang-kenangan berupa brosur, pamflet, CD, dan cinderamata lainnya. Di sela-sela kunjungan formal, rombongan masih dapat menikmati kuliner, souvenir, hasil produk ekonomi kreatif masyarakat pengrajin Bali, termasuk menikmati indahnya Pantai Kuta dan obyek wisata lainnya.