Berita

Sosialisasi Sapta Pesona Bagi Pelaku Wisata Di Pantai Samas, Sanden, Bantul

Selasa Legi, 22 Juni 2010 13:37 WIB 1182

Selasa Legi, 18 Mei 2010 08:18 WIB Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul pada hari Sabtu (15/05) melaksanakan sosialisasi Sapta Pesona bagi pelaku wisata di Pantai Samas, Sanden. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pantai Samas Bantul dengan nara sumber sebagai berikut : 1.Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, A. Diah Setiawati, S.H, M.Hum 2.Direktur Akademi Pariwisata Indonesia ( API ), Drs. Wardiyanto, M.Hum 3.Kepala Satuan Polisi Pariwisata, Kusilah, S.H Peserta acara adalah perangkat dusun, desa, camat Sanden Bantul, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pokdarwis, dan masyarakat sekitar. Berikut susunan acara sosialisasi Sapta Pesona : •Pukul 09.00 – 09.30 : peserta hadir dan mengisi daftar hadir. •Pukul 09.30 – 10.00 : acara dimulai dengan sosialisasi SAPTA PESONA oleh Kabid Pemasaran dan Kemitraan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, A. Diah Setiawati, S.H, M.Hum. Dalam pengarahan tersebut, beliau mengingatkan akan pentingnya SAPTA PESONA dalam bidang usaha pariwisata. •Pukul 10.00 – 10.45 : pembicara dari API, Drs. Wardiyanto, M.Hum, memberikan pengarahan unsur-unsur pariwisata dan potensi Pantai Samas yang berdaya jual tinggi. Beliau juga mengingatkan akan masa kejayaan Pantai Samas sebagai icon Kabupaten Bantul di tahun 70-80an, bahkan sebelum Pantai Parangtritis dirintis. Akan tetapi, mengapa sekarang Pantai Samas tidak dilirik oleh wisatawan. Apakah masyarakat Samas tidak terpikir oleh hal tersebut. Beliau membangkitkan semangat masyarakat Samas supaya bangkit dari keterpurukan. Masalah yang terjadi di Pantai Samas tentunya sudah diketahui oleh masyarakat Samas. Jika masyarakat Samas masih ingin bangkit, maka segala permasalahan tersebut harus dituntaskan. •Pukul 10.45 – 11.30 : pembicara dari Kepala Satuan Polisi Pariwisata, Kusilah, S.H, memberikan 4 syarat kebangkitan Pantai Samas, yakni bersih lingkungan, bersih dari PSK, bersih dari miras dan narkoba, dan bersih dari premanisme. Apabila syarat tersebut berhasil dipenuhi, maka tidak diragukan lagi Pantai Samas akan kembali berjaya. Terlebih lagi wilayah Samas juga memiliki potensi yang lain, seperti laguna, kebun sayur, kebun buah naga, penangkaran penyu, dan posisi geografis yang sederet dengan Pantai Depok, Pantai Patihan, Pantai Kuwaru, dan Pantai Pandansimo. Gabungan dari ini semua bisa menjadi objek wisata yang luar biasa. •Pukul 11.30 – 13.00 : sesi tanya jawab dan diskusi. Kesimpulan yang dirumuskan dalam sosialisasi tersebut yaitu untuk memajukan Pantai Samas harus memberantas PSK, miras, dan premanisme. Bila sudah bersih, maka pengembangan fisik dan SDM akan berjalan dengan sendirinya bekerja sama dengan pemerintah, swasta dan masyarakat. Untuk itu, perlu dibuat suatu studi site plan Pantai Samas sehingga menjadi lebih terkonsep dan berdaya jual tinggi. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul mengharapkan masyarakat sekitar Pantai Samas dapat lebih meningkatkan pemahamannya tentang Sapta Pesona sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.