Berita

Sosialisasi UKL/UPL dan Sanitasi Bagi Paguyuban Hotel dan Restaurant Kabupaten Bantul

Rabu Pahing, 28 Mei 2014 09:53 WIB 1220

Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bantul menyelenggarakan Sosialisasi UKL/UPL dan Sanitasi Bagi Paguyuban Hotel & Restorant Kabupaten Bantul pada hari Jumat (23/5)bertempat di Pondok Gajah, Jl. Ring Road Selatan, Bantul. Dalam acara sosialisasi ini ada 3 narasumber yang memberikan materi yaitu : • Ir Priyo Hariyanta, MMA dari Badan Lingkungan Hidup • Ibu Ety Dwi R dari Dinas Kesehatan • Drs. Yuli Hernadi, S.Sos dari Dinas Perijinan Acara dibuka oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul dalam kesempatan ini diwakili oleh Drs. Walkodri, M.Si (Kepala Bidang Pemasaran & Kemitraan). Dalam sambutanya mengemukakan bahwa para pengusaha membutuhkan informasi UKL / UPL baik jangka panjang dan juga jangka pendek. Sambutan dilanjutkan dari Ketua Paguyuban Hotel dan Restaurant Bantul oleh Mohammad Nur dari Numani Restaurant, dalam sambutannya beliau menyampaikan beberapa hal diantaranya : - Selama ini banyak keluhan pengurusan UKL / UPL oleh Pengusaha ( antara lain apa saja yang harus disediakan oleh pengusaha dalam pengurusan UKL / UPL) - Harapan ke depan ada penjelasan regulasi dan diperingan - Ucapan terima kasih kepada Dinas Instansi terkait telah memfasilitasi acara ini Setelah acara sambutan selesai dilanjutkan oleh pemaparan oleh para narasumber : Ir Priyo Hariyanta, MMA dari Badan Lingkungan Hidup - Setiap usaha dan / atau kegiatan yang wajib memiliki Amdal atau UKL-UPL wajib memiliki ijin lingkungan - Semua izin lingkungan diterbitkan sebagai persyaratan bagi usaha dan atau kegiatan, izin lingkungan diterbitkan sebelum diterbitkanya izin usaha, izin lingkungan diterbitkan pada tahap perencanaan. Dinas Kesehatan - Dipersilahkan kepada pengusaha restoran dan rumah makan untuk daftar kursus laik sehat di Dinas Kesehatan Cuma dengan melampirkan Fc KTP dan foto - Petugas dari Puskesmas akan inspeksi dari petugas sanitasi untuk IS ( Inspeksi Sanitarian - Untuk lab air cukup lapor ke Puskesmas, petugas Puskesmas akan ambil air di tempat Dinas Perijinan oleh Drs. Yuli Hernadi, S.Sos - Semua izin muaranya di dinas Perijinan dengan catatan semua persyaratan sudah lengkap. - Semua ijin di Dinas Perijinan 144 yang bayar cuma mihol, IMB, ijin gangguan / IGG Acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh CI. Putranti H, A.Md, dengan beberapa masukan dari peserta :  Berapa lama waktu standar pengurusan UKL/UPL mengingat sudah 1 tahun belum selesai dan biayanya berapa ?  Kenapa untuk ijin minuman beralkohol biayanya mahal?  Mohon arahan untuk UKL UPL mengingat lama mengurusnya jadi ijin – ijin yang lain mati.  Minta petunjuk ijin baru hotel, apa saja yang harus dipersiapkan ? Beberapa kesimpulan acara sarasehan sebagai berikut : - Paguyuban sudah ada 21 anggota tetap - Dipersilahkan mengurus ijin ke Dinas Instansi terkait tanpa menggunakan jasa pihak ketiga - Pengurusan UKL UPL bisa kolektif