Berita

PAGELARAN WAYANG KULIT GAGRAG NGAYOGYAKARTA

Selasa Legi, 18 Maret 2014 07:20 WIB 604

Wayang kulit adalah mahakarya seni adiluhung peninggalan nenek moyang yang telah diakui oleh UNESCO. Wayang berasal dari kata ‘bayang’. Dalang memainkan wayang di balik layar putih sehingga penonton hanya melihat bayangannya saja. Keindahan pertunjukan wayang terletak pada kepandaian dan kelincahan sang dalang memainkan berbagai tokoh wayang. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bantul akan mengelar Pagelaran Wayang Kulit Gagrag Ngayogyakarta dengan dalang Ki Singgih Nurjono dengan lakon ‘Babad Alas Mretani’. Pagelaran ini akan dipentaskan pada Hari Minggu 23 Maret 2014 di Pendopo Pantai Goa Cemara mulai jam 09.30 – selesai. “Pagelaran kali ini dilaksanakan pada siang hari berbeda dari biasanya yang dilaksanakan pada malam hari. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bantul mempunyai maksud mengenalkan dan mendekatkan wayang kulit pada kaum muda khususnya kaum pelajar” demikian kata Drs. Bambang Legowo, MSI, Kepala Disbudpar Kab. Bantul di ruang kerjanya. “ Cerita singkat dari lakon ‘ Babad Alas Mretani ‘ adalah Pandawa mendapat bagian di Alas Mretani yang angker. Bima diutus untuk membersihkan alas/hutan tersebut. Lalu terjadi peperangan antara Bima dengan penunggu hutan tersebut. Bima ditolong Arimbi sehingga bisa mengalahkan penunggu hutan, kemudian Arimbi dipersunting dan berdirilah Negara Amarta” imbuh Widodo Yuliyanto, SSn, Kasi Seni Budaya dan Kesenian, Disbudpar Kab. Bantul.