Berita

Temu Pelaku Usaha Pariwisata

Jumat Legi, 21 Februari 2014 08:01 WIB 1504

Dalam rangka meningkatkan kerjasama dan komunikasi antara pemerintah Kabupaten Bantul dengan kalangan usaha pariwisata maka pada hari Kamis (20/02) Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bantul melaksanakan acara temu pelaku usaha pariwisata bertempat di Yanti Resto Jalan Bugisan Selatan, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul. Pada kesempatan ini dari 40 pengusaha Hotel & Restauran di Kabupaten Bantul yang diundang, hadir sebanyak 25 orang terdiri dari 20 pengusaha hotel dan restauran, 2 perwakilan dari Dinas Pariwisata DIY dan 2 wartawan masmedia cetak. Susunan acara temu pelaku usaha pariwisata sebagai berikut : 1. Pembukaan MC Pertemuan dibuka dengan berdoa kepada Tuhan YME & ucapan terima kasih kepada hadirin yang hadir dan juga kepada Yanti Resto yang telah berkenan menjadi tuan rumah pertemuan ini. 2. Sambutan dari Kepala Disbudpar Kab. Bantul pada kesempatan ini diwakili oleh Drs. Walkodri, M.Si selaku Kepala Bidang Pemasaran & Kemitraan Disbudpar Bantul. Sambutan diawali dengan permohonan pamit Bapak Kepala Disbudpar Bantul yang tidak bisa hadir karena ada tugas ke Bali. Dalam sambutannya, Drs. Walkodri M.Si mengatakan, bahwa Kabupaten Bantul seharusnya sudah memiliki Paguyuban Pengusaha Hotel dan Restauran, karena pengembangan pariwisata di Kabupaten Bantul tidak bisa lepas dari usaha hotel & restaurant sebagai mitra kerja.. Sehingga dalam rangka mewujudkan hal ini Disbudpar Bantul sangat mendukung dan bersedia memfasilitasi dalam rangka pembentukan paguyuban tersebut. Selain hal tersebut, Walkodri juga menyampaikan mengenai peluang usaha disepanjang pesisir selatan. Informasi lain dalam waktu dekat akan diadakan Konggres Nasional I Forum Wahana Teknik Perguruan Tinggi se Indonesia dengan 2 menteri sebagai narasumber, hal ini bisa menjadi peluang juga, imbuhnya. 3. Pengarahan dari Bapak Supriyatno GM Ros In Hotel yang juga menjadi pengurus/anggota BPD PHRI DIY : Belia menyampaikan bahwa Kabupaten Gunung kidul telah 1 tahun yang lalu membuat paguyuban hotel & restaurant dan akan launching sebagai BPC PHRI. Sudah waktunya asosiasi hotel & restaurant di Kabupaten Bantul dibentuk sebab dengan adanya asosiasi maka dapat mencairkan 2% dari pajak untuk keperluan promosi. Manfaat dari asosiasi adalah untuk berbagi informasi, melakukan pelatihan, melakukan promosi bersama, pertemuan secara berkala bisa diadakan 2 bulan sekali atau menurut kesepakatan. Informasi tambahan : PHRI akan meyelenggaran HUTnya dan akan diadakan aneka kegiatan yang berpusat di Grand Cokro. 4. Perkenalan tuan rumah ( Yanti resto) 5. Sepatah kata dari Perwakilan Dinas Pariwisata DIY Dinas Pariwisata DIY mendukung adanya asosiasi ini dan juga membuka peluang untuk para pengusaha wisata di Kabupaten Bantul memasukkan namanya di buku promosi DIY tanpa dipungut biaya. 6. Perkenalan peserta Dalam ranga lebih mengakrabkan tamu undangan yang hadir maka masing-masing memperkenalkan diri dan memperkenalkan usahanya, serta memberikan saran ataupun masukan berkaitan dengan rencana asosiasi hotel & restaurant yang ada di Kabupaten Bantul. Dari semua yang hadir mendukung & menyetujui adanya asosiasi/ paguyuban hotel & restaurant di Kabupaten Bantul. 7. Pembentukan pengurus inti Pada kesempatan ini semua yang hadir sepakat dibentuk paguyuban Hotel dan Restaurant di Kabupaten Bantul dan telah dipilih pengurus inti sebagai berikut : • Penasehat : Bapak Supriyatno GM Ros In Hotel 085365686886 Bapak Sukatno dari RM Parangtritis082138170830 • Ketua : Bapak H. Muhamad Nur dari RM Numani 0274377263 • Wakil Ketua : Bapak Sugihandono Kurniawan Rumah Budaya Tembi 08129467107 • Sekretaris : Bapak Jiman dari Ros In Hotel 08156356866 • Bendahara : Ibu Sariyanti dari Yanti Resto 081125090 Bapak RM Wijanarko dari Pondok Gadjah 085878754500 Agenda setelah pertemuan ini adalah membuat notulen dan mengirimkan notulen ke seluruh peserta, kemudian bulan depan ada rapat pengurus inti, serta diagendakan mengundang BPD PHRI dan audensi kepada Bupati Bantul. 8. Penutup Pertemuan ditutup dengan ucapan syukur kepada Tuhan YME dengan berdoa menurut Agama & Kepercayaan masing-masing dilanjutkan dengan makan siang bersama.