Berita

Pelatihan Auditor Usaha Kepariwisataan

Jumat Kliwon, 27 Desember 2013 09:11 WIB 575

Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bantul mengirimkan personilnya untuk mengikuti Pendidikan & Latihan Auditor Usaha Kepariwisataan yang dilaksanakan oleh Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia pada tanggal 5-9 desember 2013 di Jakarta. Pada kesempatan ini Disbudpar Bantul mengirimkan Drs. Walkodri, M.Si (Kepala Bidang Pemasaran & Kemitraan) untuk mengikuti kegiatan ini. Diklat ini diikuti oleh perwakilan dari DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Bali, DIY dan Jawa Barat. Beberapa hasil yang dapat diaplikasikan di Kabupaten Bantul tercinta sebagaimana pemberdayaan, pembelajaran, dan pencerahan sebagai berikut : 1. Propinsi DKI Jakarta dan Sumatra Utara telah memiliki usaha dalam bentuk BUMD Perhotelan Konvensional sebagai salah satu sumber PAD. 2. Temuan lapangan membuktikan bahwa sudah ada hotel yang menyatakan dirinya sebagai hotel syari’ah. Artinya segala aktivitas dan prosedural dalam manajemennya berpedoman pada syari’ah (hukum – hukum Islam). 3. Sementara DIY oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah dinyatakan sebagai salah satu dari 12 propinsi tujuan wisata syari’ah. Berdasarkan urgensi tersebut, mengingat visi–misi Kabupaten Bantul yaitu Projo Taman Sari Demokratis Sejahtera dan Agamis, maka di Kabupaten Bantul dapat didirikan dan dibentuk usaha–usaha ekonomi kreatif sebagai berikut: 1. BUMD Perhotelan (Konvensional dan Syari’ah) sebagai aset daerah Kab.Bantul. 2. BUMD Kuliner (Konvensional dan Syari’ah) sebagai aset daerah Kab. Bantul. 3. Bank BPR Bantul (Syari’ah) sebagai aset daerah Kabupaten Bantul. Demikian tiga usulan dan wacana yang dapat kami informasikan sebagai usaha untuk memajukan Kabupaten Bantul.