Berita

Semiloka Penyusunan Neraca Satelit Pariwisata Daerah Tahun 2013

Kamis Kliwon, 3 Oktober 2013 10:29 WIB 1233

Semiloka Penyusunan Neraca Satelit Pariwisata Daerah Tahun 2013 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2013 bertempat di Hotel Abadi, Jl. Pasar Kembang No. 49 Yogyakarta. Semiloka ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata DIY dalam rangka Penyusunan Neraca Satelit Pariwisata Daerah (NESPARDA) yang merupakan turunan dari Neraca Satelit Pariwisata Nasional (NESPARNAS). Semiloka dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Bapak Hero Darmawanta. Pembicara/narasumber dalam semiloka ini adalah : • Abdul Kadir, SH, MMT, beliau adalah Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan materi “ Neraca Satelit Pariwisata Nasional (NESPARNAS) • Hero Darmawanta, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata DIY dengan materi “Kebijakan Pengembangan Kepariwisataan DIY” • Ibu Ike dari Tim Konsultan Dinas pariwisata DIY dengan materi “Neraca Satelit Daerah (NESPARDA) DIY 2013. Beberapa hal penting dalam semiloka ini adalah : • Keterkaitan pariwisata dengan berbagai aktivitas ekonomi melahirkan ketertarikan untuk menghitung kontribusi pariwisata dalam perekonomian dan ketergantungannya dengan aktivitas sosial, terutama di tempat-tempat yang dikunjungi. • Pariwisata merupakan salah satu contoh sektor ekonomi yang tidak ditetapkan sebagai industri dalam neraca nasional (National Account) karena pariwisata merupakan gabungan dari berbagai industry seperti transportasi, akomodasi, makan & minum dan sebagainya. • Sehingga perlu dibuat suatu bentuk metode untuk mengukur kontribusi ekonomi langsung dari konsumsi pariwisata dalam perekonomian nasional. Sehingga berdasaran UNWTO perlu disusun TSA (Tourism Satellite Account) atau Neraca Satelit Pariwisata. • Dengan adanya TSA/Nesparnas/Nesparda ini maka dapat diketahui/dihitung dampak kepariwisataan terhadap perekonomian suatu daerah. • Neraca satelit pariwisata ini dapat digunakan bagi pemerintah daerah khususnya Dinas Pariwisata untuk dapat memberikan informasi yang valid mengenai multiplier efek dari pengembangan sektor pariwisata. Beberapa daerah yang telah membuat NESPARDA antara lain Bali, Jawatengah, Jabar, Banten dll