Berita

SIARAN PERS PELUNCURAN REKA BARU DESAIN INDONESIA

Jumat Legi, 26 Juli 2013 08:42 WIB 1112

Jakarta, 24 Juli 2013 – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berinisiatif menyelenggarakan seleksi Reka Baru Desain Indonesia (RBDI) 2013 sebagai ajang pencarian bakat dan karya desain kreatif anak bangsa. Melalui RBDI, karya tersebut akan difasilitasi dengan pengembangan kapasitas agar dapat tercapai nilai ekonomi dan sosialnya. Program ini merupakan salah satu bentuk fasilitasi pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia untuk memacu dan memicu generasi muda yang memiliki talenta sebagai desainer Indonesia. Dengan mengambil tema Indonesia Design Power, RBDI tahun ini memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi para peserta dalam mengembangkan kreativitasnya dan membuka partisipasi masyarakat yang memiliki unsur lokal yang kuat pada bidang desain arsitektur dan arsitektur lansekap; desain interior; desain mode; desain komunikasi visual; desain produk dan desain kemasan. “Kekayaan tradisi budaya dan kearifan lokal Indonesia adalah salah satu inspirasi utama dari karya desain kita. Salah satu tujuan RBDI adalah menjadi wahana yang dapat memunculkan wajah-wajah baru dalam dunia desain Indonesia yang bukan hanya segar tapi juga berdaya saing, sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk tumbuh dan berkembang secara maksimal melalui pengembangan kapasitas secara berkelanjutan,” jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu saat peluncuran RBDI di Museum Nasional, Jakarta (24/7). Mari berharap ajang RBDI berkontribusi positif terhadap peningkatan desain inovatif Indonesia baik secara kualitas maupun kuantitas, peningkatan kapasitas desainer, peningkatan apresiasi pemangku kepentingan dan masyarakat, dan peningkatan nilai ekonomi melalui komersialisasi dan nilai sosial karena multiplier effect. Sebagai salah satu dari 15 industri kreatif yang akan dikelola oleh pemerintah, subsektor fashion menjadi bagian dari ekonomi kreatif berbasis Media, Desain, dan Iptek (MDI). Bersama dengan subsektor kuliner, fashion adalah kontributor terbesar sektor ekonomi kreatif. Angka sementara tahun 2012 menyatakan kontribusi sektor ini terhadap PDB mencapai Rp 164,6 triliun dan menyerap sekitar 3,8 juta tenaga kerja, sedangkan subsektor arsitektur sumbangan terhadap industri kreatif adalah 4,2% dengan nilai Rp. 19,9 trilyun. Ketua Pelaksana RBDI, Direktur Desain dan Arsitektur, Ditjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Iptek menjelaskan pada dasarnya RBDI tidak mencari pemenang berdasarkan pemeringkatan melalui sistem penjurian, tetapi menilai karya dan kreatornya berdasarkan potensi yang dimiliki. Potensi tersebut meliputi kreativitas, kontribusi ekonomi, kontribusi sosial, maupun kontribusi pada pelestarian lingkungan. Para desainer terpilih akan menjadi ‘pemenang’ yang sesungguhnya setelah karyanya dapat memberikan manfaat untuk dirinya sendiri, masyarakat maupun pada bangsa dan negara. Proses seleksi RBDI tahun ini memberi kesempatan seluas-luasnya kepada semua lapisan masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dengan tidak memberikan batasan baik dari sisi umur maupun profesi. Langkah ini ditempuh untuk memetakan profil peserta, sehingga ajang RBDI berikutnya sudah dapat menentukan kategori peserta dengan lebih spesifik agar lebih tepat sasaran dan tepat guna. Dijelaskan pula bahwa dari karya yang akan masuk nantinya dipilih berdasarkan beberapa kriteria, diantaranya karya berupa konsep yang dapat direalisasi atau karya jadi yang belum dikomersialkan, berkarakter kuat dan orisinal. Selain itu karya harus mengandung inspirasi kearifan lokal, memiliki spirit kekinian, solusif, mempunyai potensi nilai ekonomi dan sosial serta tidak bertentangan dengan norma sosial dan agama. Karya tersebut didaftarkan dengan cara mengunggah karya ke portal online RBDI: www.rbdi.org. Karya yang diunggah berupa konsep karya dan dokumentasinya untuk selanjutnya dilakukan seleksi administratif dan proses kuratorial. Program pengembangan kapasitas bagi desainer dengan karya terpilih, apresiasinya dalam bentuk mentoring, pelatihan di dalam dan luar negeri, business matching, kunjungan keluar negeri untuk mengikuti program kursus singkat atau melihat sentra industri, fasilitasi pameran di dalam dan luar negeri, fasilitasi HKI dan pemberian penghargaan. Penyelenggaraan RBDI tahun ini akan ditutup pada bulan November mendatang bertepatan dengan penyelenggaraan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2013. Pada ajang PPKI nanti akan dilaksanakan “Malam Penghargaan” bagi para desainer yang karyanya terpilih sekaligus peluncuran RBDI 2014. (Sumber : Budpar.go.id)