Berita

Kawuningan (laporan)

Senin Pahing, 28 Mei 2012 09:51 WIB 1424

Kawuningan (laporan) PESERTA SEMILOKA PENDIDIKAN KARAKTER DI AUDITORIUM DINAS DIKPORA PROVINSI D.I.YOGYAKARTA Sabtu, 26 Mei 2012 1. Narasumber: 1.1 Pidato iftitah/Sambutan ketua umum MUI Prov D.I.Yogyakarta 1.2 Amanat Pembukaan oleh Kepala Dinas Dikpora Prov D.I.Yogyakarta 1.3 Keynote speech DP MUI Provinsi D.I.Yogyakarta 1.4 Sekilas tentang Program Pendidikan Karakter di sekolah oleh Drs.H.Sardiman AM 1.5 Pendidikan Iman Sebagai Basis Pembentukan Karakter dan Kecerdasan (Sebuah kajian awal Segi Religius Psikologik) oleh DR.H.Muhammad Anis, MA 1.6 Implementasi Pendidikan Karakter di sekolah oleh Dra,Hj.Tuti Saptiningsih,M,Pd 2. Peserta: 2.1 Perwakilan Kabupaten Bantul 2.2 Perwakilan Kabupaten Sleman 2.3 Perwakilan Kabupaten Gunung Kidul 2.4 Perwakilan Kabupaten Kulon Progo 2.5 Perwakilan Kota Yogyakarta 3. Materi yang Dilaporkan sebagai berikut: Surat Edaran Gubernur D.I.Yogyakarta No.430/1349 tertanggal 30 April 2012, perihal Gerakan Pelestarian Budaya Yogyakarta. Dalam rangka meningkatkan kesadaraan masyarakat akan nilai-nilai budaya dan karakter Yogyakarta, telah diterbitkan Peraturan Daerah (PERDA) No.4 Tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta, yang meliputi: 1. Tata Nilai Religio Sepiritual 2. Tata Nilai Moral 3. Tata Nilai Kemasyarakatan 4. Tata Nilai Adat dan Tradisi 5. Tata Nilai Pendidikan dan Pengetahuan 6. Tata Nilai Teknologi 7. Tata Nilai Penataan Ruang dan Arsitektur 8. Tata Nilai Mata Pencaharian 9. Tata Nilai Kesenian 10. Tata Nilai Bahasa 11. Tata Nilai Benda Cagar Budaya dan Kawasan Cagar Budaya 12. Tata Nilai Kepemimpinan dan Pemerintahan 13. Tata Nilai Kejuangan dan Kebangsaan, dan 14. Tata Nilai Semangat keYogyakartaan Kepada Bupati/Walikota, Kepala Instansi Vertikal, Kepala Satuan Kerja Daerah di Lingkungan Provinsi D.I.Yogyakarta, Rektor Perguruan Tinggi Negeri, Koordinator Kopertis Wilayah V Yogyakarta, MUI D.I.Yogyakarta, PGI DIY, Vikep DIY, PHDI DIY dan Walubi DIY agar memfasilitasi pelestarian Budaya Jawa Khususnya Yogyakarta sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dengan contoh sbb.: 1. Pemberian Penghargaan Karya Seni 2. Meng hidupkan kembali permainan anak (Dolanan) seperti Gobak sodor, Bekelan, Pasaran, Dakonan, Benthik, Cublak-cublak suweng, 3. Melestarikan Cagar budaya seperti, bangunan tradisional, Joglo, Limasan kampung, 4. Mendorong Masyarakat tetap yakin berpedoman pada Kebudayaan Jawa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Budaya, 5. Mendorong Penggunaan Bahasa Jawa dalam Kehidupan Sehari-hari, 6. Meningkatkan Intensitas pembelajaran dan pengenalan budaya jawa sejak dini melalui pendidikan Formal dan Non Formal, terutama dalam kaitannya dengan tanggung jawab untuk melestarikan budaya jawa, 7. Menjaga pelestarian Budaya Jawa berbasis masyarakat Lokal yaitu menjaga nilai pranata sosial, tata karma, unggah ungguh, kedisiplinan dan keteraturan, 8. Hal-hal positif lain Dengan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah, dalam usaha pelestarian Budaya, dalam rangka pembinaan karakter masyarakat, bangsa, diharapkan dapat meredam dampak negative globalisasi dengan ikutannya liberalism dan sekularisme yang mempengaruhi keberadaan dan pengembangan budaya jawa, serta akhlak dan karakter Bangsa, khususnya Yogyakarta. Semoga Allah SWT memberikan Hidayah taufik kepada kita semua amin Billahitaufik wal hidayah wassalam mu’alaikum Wr Wb. Bantul Senin,28 Mei 2012 Pelapor/peserta, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar kab. Bantul Drs. Walkodri, M.Si NIP, 19590111 198903 1 002