Berita

Sinkronisasi Pelestarian dan Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kotagede

Rabu Pon, 9 Mei 2012 12:19 WIB 950

Pada hari Selasa, 7 Mei 2012, BAPPEDA Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan acara Temu Pemangku Kepentingan Sinkronisasi Pelestarian dan Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kotagede di Hotel Brongto. Sebagai narasumber Drs. Umar Priyono, M.Si. (Kabid Kesra BAPPEDA Provinsi DIY), Drs. Sinang Sukanta,M.Si (Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi DIY), Ir. Polin MW Napitupulu,M.Si (Kabid Industri Logam, Sandang, dan Aneka Dinas Perindustrian,Perdagangan, dan Koperasi), Dra. Riharyani (Kepala Seksi Purbakala Dinas Kebudayaan Provinsi DIY), Ir. Suryantoro (Forum Joglo), Drs. Rudhy Russanto (Dinas Perhubungan Provinsi DIY), Punto Wijayanto, S.T., M.Eng (JRF-Rekompak). Selain itu, pada forum ini juga dihadiri oleh Bapak Dharma Gupta (DP2WB), perwakilan masyarakat Kotagede, Biro AP Provinsi DIY, Dinas PU Provinsi DIY. Pada forum tersebut, dikemukakan bahwa banyak program dari SKPD dan pihak swasta yang masuk ke dalam Kawasan Cagar Budaya Kotagede. Menurut Bp. Suryantoro, banyaknya program dari Pemerintah maupun Swasta untuk menata Kotagede, maka perlu ada grand design untuk pelestarian dan pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kotagede. Beliau juga menyatakan bahwa ada OPKP (Organisasi Pelestari Kawasan Pusaka) di lima kelurahan, yaitu Binangun-Rejawinangun, Mandaraka-Prenggan, Purbatilas-Purbayan, Abilawa-Jagalan, dan Singosari-Singosaren. Menurut Bapak Sinang, pada bulan September 2012 rencananya akan dilaksanakan Festival Budaya kotagede, serta untuk tahun 2013 akan diadakan pelatihan Pemandu Wisata, Bahasa Asing, dan Homestay. Bapak Polin, dari Disperindagkop menyatakan bahwa, Industri akan mendukung Kotagede dengan nuansa lama/masa lalu, namun juga menempatkan industri sesuai yang ada saat ini, untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Bapak Joko Purwanggana dari Dewan Kebudayaan mengusulkan, apabila Kotagede dengan otentik, unik, dan originalnya sungguh-sungguh diangkat, maka akan menjadi daya jual yang luar biasa. Menurut Ibu Dra. Ari Setyastuti, M.Si (KaSubBag TU BP3 DIY), terdapat tokoh penting dari Kotagede yaitu KH. Abdul Kahar Muzakkir, beliau adalah seorang pahlawan nasional, dengan keikutsertaannya dalam tim perumus Piagam Jakarta. Oleh karena itu, dapat menjadi sarana pendidikan karakter bangsa. Beliau juga menyesalkan Masjid Perak yang sudah berubah, serta masalah perizinan. Bapak Drs. Walkodri,M.Si (Kabid Kebudayaan Disbudpar Bantul) menyampaikan bahwa perlu ada revisi MoU antara Kota Yogyakarta, Provinsi DIY, dan Kabupaten Bantul yang sudah berakhir bulan April 2012. Ibu Yulia Rustiyaningsih, S.IP.,MPA (Kepala DInas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta), Purbayan direncanakan akan menjadi kampung wisata, hal tersebut merupakan hasil MoU Kota Yogyakarta, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Bank Rakyat Indonesia. Tempat parkir dan lalu lintas juga dibahas dalam forum, namun perlu kajian lebih dalam lagi untuk membahas areal parkir dan lalu lintas di Kotagede. Pembagian Kotagede ke dalam dua daerah yaitu Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul tak jarang menyebabkan kecemburuan sosial di masyarakat. Oleh karena itu, melalui forum sinkronisasi pelestarian dan pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kotagede, diharapkan SKPD terkait segera mengambil kebijakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat. Kesimpulan dari forum tersebut adalah perlu dibuat One Gate Policy, atau kebijakan satu pintu untuk menata Kawasan Cagar Budaya Kotagede, segera melakukan aksi nyata, serta adanya persamaan kebijakan dalam mengelola Kawasan Cagar Budaya Kotagede. Nilai penting Kotagede adalah sebagai salah satu segitiga emas warisan budaya religius, Hindu-Budha-Islam, Prambanan-Borobudur-Kotagede. Kotagede merupakan ibukota kerajaan Mataram Islam pertama dengan roh budaya kotagede yang khas. Nilai-nilai budaya Kotagede, kehidupan sosial masyarakat, juga kehidupan mata pencaharian masyarakat Kotagede akan mengangkat nilai Kotagede sebagai daerah tujuan wisata, pendidikan, dan budaya. (dev)