Berita

Himbauan Kementrian Dalam Negeri Mengenai Perlindungan Situs Cagar Budaya

Rabu Pon, 9 Mei 2012 12:12 WIB 948

Berdasarkan himbauan Kementrian Dalam Negeri, nomor T.432.21/1244.DIII, tanggal 18 April 2012, bahwa Gubernur, Bupati, Walikota, dan Seluruh Aparatur Pemerintah di Daerah untuk melakukan Upaya Pencegahan dan Penanggulangan dari Kerusakan, Kehancuran dengan Menyelamatkan Situs Cagar Budaya di daerah masing-masing. Berdasarkan UU No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, PBM No. 42 dan No. 40 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelestarian Kebudayaan Dihimbau kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia untuk melakukan langkah perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya dengan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab akan hak dan kewajiban masyarakat dalam pengelolaan Cagar Budaya yang diamanatkan dalam Pasal 95 ayat 2 UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Apabila terdapat tindakan yang dapat merusak Situs Cagar Budaya diminta kepada Gubernur, Bupati, Walikota seluruh Indonesia untuk melaksanakan ketentuan pidana yang diamanatkan dalam BAB XI UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Hal tersebut merujuk artikel Kompas tanggal 26 Januari 2012 mengenai batu Candi Borobudur yang dijadikan pondasi rumah tinggal, hasil kajian mahasiswa Universitas Negeri Malang dengan judul Peran Masyarakat dalam upaya Melestarikan Situs Cagar Budaya di Trowulan Mojokerto dan surat Setda Provinsi jambi Nomor S-1049/SETDA.PEM.3.1/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Pelestarian Cagar Budaya Situs Candi Muaro Jambi (Menapo Cino).