Berita

EKSISTENSI SEJARAH DAN KEPURBAKALAAN KABUPATEN BANTUL

Kamis Legi, 2 Februari 2012 09:39 WIB 512

Berdasarkan fakta sejarah bahwa Kabupaten Bantul, memiliki banyak makam tokoh-tokoh nasional, nasional dimaksud telah diakui sepak terjang pengabdiaanya kepada bangsa dan negara (NKRI), pengakuan tersebut diwujudkan dengan adanya surat kekancingan dari presiden RI dalam bentuk Kepres (Keputusan Presiden RI). Tokoh legendaris pendiri Bumi Mataram sang pemberani melawan penjajah Kompeni-VOC, dengan kiat membuat lumbung pangan disepanjang daerah atau setiap titik tertentu disepanjang jalan menuju Batavia ( Jakarta). Itulah almarhum Sultan Agung Hanyokrokusumo “Walliulloh”. Makamanya di Pajimatan, Imogiri, Komplek makam, Raja-raja Mataram. Sri Sultan Hamengku Buwono I, dengan nama asli KGPH. Mangkubumi. Pendiri Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat, hasil perjanjian Giyanti. Yang juga tak kurang gesit dan lincah melawan penjajah Belanda-VOC. Demi memperhatikan harga diri, Bumi Nusantara. Sementara Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwana Sayiddin Panoto Gama Kalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping IX, sang pemerkokoh pemersatu NKRI. Jabatan terakhir beliau adalah wakil Presiden RI. Tokoh kharismatik yang terkenal dengan tahta untuk rakyat. Dalam pengabdiannya, beliau menjalaninya dengan santun dan berwibawa. Sinuwun Paku Buwana VI dan Sinuwun Paku Buwana X sesama anak cucu penerus Sultan Agung Hanyokrokusumo, juga dikokohkan sebagai Pahlawan Nasional, juga sumare di pesarean Pajimatan Imogiri. Kepemimpinan Paku Buwana X diakui dunia internasional, terbukti dengan tanda jasa atau tanda penghargaan yang diterima oleh Paku Buwana X dari luar negeri. Tak kalah hebatnya tokoh nasional dari kalangan TNI AU. Pejuang Irian Barat (Papua) Alm. Adi Soetjipto dan Alm. Abdurrahman maka sepantasnya dan selayaknya kita generasi kini, berpandangan seperti ungkapan Sang Proklamator Bung Karno, Jangan Lupa Sejarah (Jas-Merah) atau mengingat kembali ajaran leluhur bangsa “Ojo Lali Lanjaran” atau “Kacang Lali Kulite”. Situs Kepurbakalaan cukup banyak diwilayah adminstratif kabupaten Bantul, tercatat Cagar Budaya: 176 buah, Monumental: 6 buah, Museum: 8 buah. (Mas Kodri)