Berita

Aplikasi Jelajah Bantul Masuk TOP 21 Smart Branding di Indonesia

Selasa Wage, 22 Juni 2021 08:53 WIB 49

foto

Aplikasi promosi pariwisata “Jelajah Bantul”, pada Rabu (09/06/2021) dievaluasi oleh Kementerian Kominfo sebagai salah satu Top 21 Smart Branding di Indonesia secara daring. Dalam rangka terwujudnya Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementrian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Kementrian Dalam Negeri, Kementrian PUPR, Kementrian PPN/Bappenas, Kementrian Koordinasi Bidang Perekonomian, Kementrian Keuangan, Kementrian PAN dan RB, dan Kompas Gramedia, menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Smart City pada periode 2017-2019. Pada tahun 2019, program dimaksud telah diterapkan pada seratus (100) Kota/Kabupaten terpilih, salah satunya adalah Kabupaten Bantul.

Selanjutnya akan dilaksanakan evaluasi sebanyak dua kali dalam setahun. Dalam perkembangannya Aplikasi promosi pariwisata “Jelajah Bantul” dinyatakan sebagai salah satu dari 21 Top Smart Branding di Indonesia oleh Tim Evaluator Nasional. Setelah evaluasi tahap pertama yang dilaksanakan pada akhir tahun 2020 lalu, pada Rabu (09/06/2021) telah dilaksanakan tinjauan lapangan (field program) secara daring yang bertujuan untuk memberikan pembimbingan cara melakukan evaluasi program smart city, melakukan pemeriksaan kembali (crosscheck) terhadap hasil evaluasi yang diperoleh dalam kurun waktu 2018-2020 oleh Tim Evaluator Nasional.

Evaluasi dilaksanakan di Kampoeng Mataraman sebagai salah satu Usaha Jasa Pariwisata (UJP) yang dipromosikan melalui Aplikasi “Jelajah Bantul”.  Penanggung Jawab (PIC) kegiatan Kwintarto Heru Prabowo, S. Sos, selaku Kepala Dinas Pariwisata yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bantul menjelaskan secara gamblang tentang profil Aplikasi “Jelajah Bantul” sebagai “Smart Baranding” kepada Tim Kementerian. 

Dalam kesempatan yang sama Tim Evaluator melakukan interview kepada 5 responden yang selama ini terlibat langsung dalam  pengembangan Aplikasi Bantul Smart Branding yang terdiri dari unsur DPC Himpunan Pramuwisata (HPI) Bantul, akademisi dari STIMIK AKAKOM Yogyakarta, Dimas Diajeng Kabupaten Bantul,  Blogger dari Yogyakarta dan perwakilan masyarakat Bantul. 
Tim evaluator memberikan apresiasi atas kinerja luar biasa Aplikasi “Jelajah Bantul” yang berkembang sangat pesat dalam mewujudkan Kabupaten Bantul sebagai salah satu Smart City di Daerah Istimewa Yogyakarya (DIY), semoga dalam waktu dekat mampu menjadi single marketplace di Kabupaten Bantul. (Dhik)